Thursday, November 27, 2014

Pemergian Insan Tercinta

Assalamualaikum.
“Sesungguhnya kepada Tuhan (Allah) kesudahan kamu (tempat kembali). Dialah yang membuatkan kamu tertawa dan Dia juga yang membuatkan kamu menangis. Dialah yang mematikan kamu dan menghidupkan kamu kembali.” - Surah an-Najm: ayat 42-44.
Ya Allah. Hampir 5 bulan ayah pergi meninggalkan kami sekeluarga buat selama-lamanya.

Al-Fatihah.

7 Julai 2014 bersamaan 10 Ramadhan, tepat jam 12.30 tengahari, insan yang mengazankan aku tika aku dilahirkan ke dunia, insan yang menjaga dan mendidik aku menjadi orang yang berguna, insan yang memberi makan minum, pakaian, tempat tinggal untuk aku berteduh dan mendapat nikmat keselesaan, insan itu kini sudah pergi. Pergi buat selamanya. Bertemu Ilahi.

AYAH! AYAH! 

BANGUN AYAH! 

BANGUN!

Begitulah aku berteriak memanggil ayah di saat melihat ayah hanya kaku di atas katil tanpa ada sebarang tindak balas lagi. Ayah telah pergi ketika dia tidur, ayah sudah tiada. Aku menyedapkan hati dengan meraba dada ayah untuk merasa degupan jantung, tiada. Bunyi nafas ayah juga tiada. Aku hanya melihat sekujur tubuh yang kaku.

YA ALLAH!

Aku harus redha. Insan ini sudah pergi bertemu pencipta-Nya. Insan ini sudah pergi meninggalkan kami sekeluarga. Aku redha dengan pemergian ayah. Hampir 10 tahun ayah menanggung sakit angin ahmar, sudah cukup ayah menderita selama ini tanpa boleh bercakap dan pergerakan ayah yang amat terbatas. Tidak sanggup lagi melihat ayah sengsara merasa sakit, pergilah ayah bertemu Yang Esa.

Aku redha.


Betapa saat ini aku amat merindukan ayah. Rindu.

Masih terngiang-ngiang di kepala suara ayah memanggil. Masih bermain-main di mata wajah ayah tersenyum. Aku masih merasakan ayah masih ada di hadapan mata. Aku rindu.
Ya Allah, ampunilah dia, kasihilah dia, maafkanlah dia, muliakanlah tempatnya, luaskanlah tempat masuknya, mandikanlah dia dengan air, salju dan embun. Sucikanlah dia dari segala kesalahan sebagaimana pakaian disucikan dari najis. Gantikan untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, gantikan untuknya keluarga yang lebih baik dari keluarganya, gantikan untuknya isteri (pasangan) yang lebih baik dari pasangannya. Masukkanlah ke dalam syurga dan lindungilah dia dari azab kubur dan azab neraka. Ameen.
Moga ayah tenang di sana,
Anakmu.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...